Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri menggunakan-kata-yang-mengalami. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri menggunakan-kata-yang-mengalami. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Desember 2019

Teknik Menjawab Soal Un Bahasa Indonesia Smp/Mts Terbaru

Teknik ini merupakan suplemen yg bakal menunjang kemampuan siswa dalam menjawab soal-soal UN khususnya bahasa Indonesia. Jadi, di samping menguasai teori-teori yg sudah disampaikan di sekolah, alangkah baiknya siswa/siswi juga mengetahui teknik jitu ini, karena dengan teknik ini siswa/siswi bakal lebih efesien terhadap waktu,  langsung kepada tujuan, bersama bakal menghasilkan nilai yg optimal.
Lihat Juga:
Latihan Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs 2020Contoh Soal Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs
Adapun sumber dari teknik ini berasal dari Bapak Dewanto, guru Bahasa Indonesia SMP 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan, bersama agak dilakukan penambahan dengan beberapa indikator oleh admin blog ini, yg juga seorang guru Bahasa Indonesia di MTs. NW Boro’Tumbuh Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur.

Namun bagaimana pun juga, teknik ini tidak luput dari berbagai kekurangan, nobody perfect (tak ada yg sempurna). Sekali lagi ini hanya sebagai suplemen. Maka atas segala kekurangannya itu, kritik yg konstruktif sangat kami harapkan.

- Salam Admin -

Menentukan Letak Kalimat Utama

Untuk bisa menentukan letak kalimat utama dalam sebuah paragraf, kuasai terlebih panas lalu jenis-jenis paragraf.

Kalimat utama/gagasan pokok paragraf terdapat di awal paragraf (deduksi), di akhir paragraf (induksi), bersama di awal-akhir paragraf (campuran).

Cara mencarinya : Lihat kalimat pertama dengan konteks paragraf, kemudian padukan dengan salah satu pilihan gandanya (a, b, c, d). Jika terdapat kesamaan maka bisa dipastikan itulah jawabannya. Namun andai tidak  terdapat  kesamaan dengan kalimat pertama dalam paragraf tersebut, maka cobalah padukan dengan kalimat terakhirnya.

Berikut ini beberapa cara untuk menentukan kalimat utama dalam paragraf.
  • Temukan kata hubung tunjuk (......ini, ......itu, hal ini, hal itu, tersebut, di atas, dll) dengan kalimat kedua. Jika ada, hampir angsal dipastikan letak kalimat utama adalah dengan kalimat pertama.
  • Kalimat kedua adalah kalimat penjelas yg menjelaskan dari segi apapun sesuatu yg terdapat dengan kalimat utama ( di awal / di akhir ).
  • Temukan di mana letak apa/siapa yg dijelaskan tersebut ( Kalimat pertama alias kalimat terakhir ). Kalimat yg dijelaskan tersebut adalah kalimat utamanya.
Lebih jelasnya tentang cara menentukan kalimat utama, Anda juga bisa melihat di Cara Menemukan Kalimat Pokok alias Ide Pokok dalam Paragraf

Lihat: Contoh Soal Menentukan Kalimat Utama bersama Ide Pokok Paragraf

Menemukan Kalimat Kritikan
  • Biasanya kalimat kritikan berbentuk kalimat perintah/larangan yg ditandai dengan adanya kata (harus, seharusnya, sebaiknya, diharapkan, sewajarnya, jangan, sepantasnya, dll).
  • Lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yg tidak berbentuk kalimat perintah/larangan karena kemungkinan besar bukan kalimat kritikan.
  • Perhatikan soal, siapa/pihak mana yg harus dikritik.
  • Cari dalam bacaan (pikiran, ucapan, alias perbuatan) tidak baik yg dilakukan oleh pihak dalam soal sehingga perlu diberi kritikan.
  • Bunyi kalimat kritikan harus sesuai dengan pikiran, ucapan, alias perbuatan tidak baik tersebut.
Lihat: Contoh Soal Pilihan Ganda Mengkritik bersama Memuji Berbagai Karya (Seni/Produk)

Menentukan Perbedaan Penyajian Dua Teks Berita
  • Perhatikan kata-kata pertama dengan teks 1
  • Kuasai lebih panas lalu fungsi kata tanya 5W + 1H.
  • Tentukan kata tanya yg sesuai andai kata-kata pertama dengan teks 1 tersebut sebagai jawabannya (kata tanya tersebut adalah unsur pertama teks 1).
  • Perhatikan pilihn jawaban a, b, c, d. berdasarkan unsur pertama teks 1 di atas, lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yg pasti salah.
  • Selanjutnya tentukan kata tanya yg sesuai andai kata-kata pertama dengan teks 2 tersebut sebagai jawabannya. ( kata tanya tersebut adalah unsur pertama teks 2 )
  • Berdasarkan unsur pertama teks 2 di atas, lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yg pasti salah.
  • Satu unsur berita angsal berbentuk satu kata alias lebih. Satu kaimat angsal memiliki satu unsur, angsal juga lebih tergantung jenis kalimatnya.
  • Untuk mengetahui letak unsur kedua alias ketiga alias unsur  selanjutnya, buatlah kalimat tanya dengan kata tanya yg sesuai dengan unsur pertama teks tadi.
  • Dengan menggunakan sisa-sisa kalimat yg tidak menjadi jawaban. Kata-kata setelah kata-kata jawaban adalah unsur keduanya. Begitu seterusnya.
Lihat: Kumpulan Soal Menentukan Perbedaan Penyajian Dua Teks Berita (Terbaru)

Menentukan Kesamaan Informasi Dua Teks
  • Jika ada, perhatikan kata-kata berupa nama, angka, alias istilah yg terdapat dalam pilihan jawaban a, b, c, bersama d sebagai pedoman untuk mencari informasi dalam teks.
  • Pilihan jawaban benar andai informasi tersebut termuat baik dengan teks 1 maupun teks 2
  • Jangan menentukan jawaban lebih panas lalu andai belum berhasil menggaris bawahi kata-kata kunci dengan teks 1 bersama 2 yg berupa kata-kata yg bunyinya alias maknanya sama teks 1.
Lihat: Kumpulan Soal Menentukan Persamaan Informasi Dua Teks

Menentukan Isi Teks
  • Isi teks yg terdiri atas satu paragraf angsal ditemukan dengan kalimat utamanya.
  • Isi teks juga angsal berupa gabungan antara kalimat utama dengan salah satu kalimat penjelas.
  • Isi teks yg terdiri atas dua paragraf alias lebih angsal ditemukan dengan pilihan jawaban yg memuat gabungan kalimat utamanya.
  • Isi teks angsal ditemukan dengan menjawab pertanyaan “apa/siapa yg bagaimana.”
Lihat: Contoh Soal Menyimpulkan Isi Paragraf

Menentukan Kalimat Opini/Pendapat
Kuasai lebih panas lalu ciri-ciri kalimat pendapat berikut.
  • Berbentuk kalimat saran/perintah/anjuran yg ditandai adanya kata ( sebaiknya,     sepantasnya, seharusnya, sewajarnya dll )
  • Mengandung informasi yg belum pasti yg ditandai dengan adanya kata ( mungkin, kira-kira, diduga, diperkirakan, disangka dll )
  • Mengandung informasi tentang sesuatu yg belum terjadi yg ditandai dengan adanya kata ( jika, kalau, bila, andai, andai kata dll )
  • Terdapat kata sifat alias kata yg angsal ditandai seperti kata sifat ( sangat + ……..)
  • Tandai kata-kata kunci di atas dengan bacaan untuk menentukan pilihan jawaban yg benar.

Menentukan Fakta/Kalimat Fakta
Kalimat yg tidak memuat kata-kata kunci kalimat pendapat, kemungkinan besar kalimat fakta.

Contoh :
Novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata agak terjual jutaan eksemplar. (1). Novel itu memang pantas dianggap sebagai novel bertema pendidikan yg fenomental.(2).Novel itu berkisah tentang kehidupan masa kecil pengarangnya.(3). Cara bertuturnya yg menarik membuat novel ini pantas dibaca oleh para pelajar bersama pendidik. (4)

Fakta dengan tajuk di atas terdapat dengan kalimat…
a. 1 bersama 4     b. 2 bersama 4     c. 1 bersama 3     d. 2 bersama 3

Lihat: Contoh Soal tentang Fakta, Opini, bersama Iklan Berbentuk Pilihan Ganda

Menentukan Kesimpulan/ Gagasan Utama Tajuk
  • Kesimpulan ( simpul/tali/ikat ) adalah satu kalimat yg angsal mewakili seluruh kalimat yg terdapat dengan bacaan.
  • Tentukan apa/siapa + bagaimana yg dibahas dalam tajuk.
  • Siapa/apa + bagaimana tersebut adalah gagasan tajuk tersebut, atau
  • Cari pilihan jawaban yg memuat kalimat yg isinya sama dengan isi kalimat utama alias gabungan kalimat utama dengan kalimat penjelas, atau
  • Cari pilihan jawaban yg isinya angsal mewakili isi seluruh bacaan

Menentukan Opini Yang berlawanan
  • Cari dengan pilihan jawaban yg isinya berlawanan/berkebalikan dengan apa yg tertulis dengan bacaan.
  • Tandai kata alias gabungan kata dengan pilihan bersama bacaan sebagai bukti bahwa kedua pernyataan itu bertentangan.

Menentukan keberpihakan Penulis
  • Keberpihakan diujudkan dalam bentuk kalimat yg berisi sanjungan, pujian, persetujuan, ungkapan belas kasihan, alias keprihatinan.
  • Cari dalam bacaan kalimat yg berisi hal-hal tersebut. Pihak yg dikomentari positif  itulah yg berpihaki.

Menentukan Pertanyaan Sesuai Tabel
  • Membaca tabel dilakukan dengan melihat informasi yg terdapat dengan pertemuan antara baris bersama kolom.
  • Informasi yg terdapat dalam tabel, biasanya berupa angka, waktu, bersama benda/orang.
  • Kata tanya yg sesuai dengan isi informasi tersebut adalah berapa, kapan, bersama apa/siapa.
  • Curigai pilihan jawaban yg menggunakan kata tanya tersebut sebagai pilihan jawaban benar.
  • Pertanyaan yg sesuai adalah pertanyaan yg jawabannya angsal ditemukan dengan tabel.
  • Tandai informasi di tabel yg menjadi jawaban dari pertanyaan yg sesuai

Menentukan kesimpulan Isi Tabel
  • Pahami arti/maksud kata-kata berikut: naik, turun, sama, rata-rata, seimbang, naiktajam,meroket, turun drastis.
  • Cocokkan satu persatu pilihan jawaban dengan isi tabel.
  • Tandai informasi di tabel yg menjadi jawaban dari pernyataan yg sesuai.

Menentukan Pertanyaan Sesuai Grafik
  • Grafik dilakukan dengan melihat informasi yg terdapat dengan pertemuan antara garis vertikal bersama garis horisontal.
  • Informasi yg terdapat dalam grafik, biasanya berupa angka, waktu, bersama benda/orang.
  • Kata tanya yg sesuai dengan isi informasi tersebut adalah berapa, kapan, bersama apa/siapa.
  • Curigai pilihan jawaban yg menggunakan kata tanya tersebut sebagai pilihan jawaban benar.
  • Pertanyaan yg sesuai adalah pertanyaan yg jawabannya angsal ditemukan dengan grafik.
  • Tandai informasi di grafik yg menjadi jawaban dari pertanyaan yg sesuai.

Menentukan kesimpulan Isi Grafik
  • Pahami arti/maksud kata-kata berikut: naik, turun, sama, rata-rata, seimbang, panas ke atas tajam,meroket, turun drastis.
  • Cocokkan satu persatu pilihan jawaban dengan isi tabel.
  • Tandai informasi di tabel yg menjadi jawaban dari pernyataan yg sesuai.

Membaca Denah
  • Pahami lebih panas lalu arah mata angin. Pada denah bagian atas gambar menandakan arah Utara, bawah Selatan, bagian tangan sebelah kanan menandakan arah Timur bersama tangan kiri menandakan arah Barat.
  • Pahami maksud kata-kata berikut: sejajar, berhadapan, berseberangan, berdampingan, mengapit, dekat, jauh alias kata lain yg menunjukan posisi dua benda
Lihat: Contoh Soal Grafik, Tabel, bersama Bagan

Menentukan Larik Bermajas
  • Kuasai lebih panas lalu majas personifikasi, perumpamaan, metafora, simile bersama sebagainya.
  • Biasanya majas yg paling sering digunakan penyair adalah personifikasi (mengorangkan benda) yg angsal dapat dirumuskan = KK/KS manusia + KB, alias KB + KK/KS manusia.
  • Tandai kata-kata dalam pilihan jawaban yg susunan kata-katanya terdiri atas kata benda yg diikuti alias didahului, kata kerja/kata sifat yg mana kata kerja/kata sifat tersebut hanya bisa dijalankan/dimiliki manusia. Jika ditemukan pilihan jawaban itu memuat majas personifikasi.
Lihat: Contoh Soal Melengkapi Puisi Dengan Larik Bermajas

Menentukan Citraan
  • Citraan adalah gambaran lewat kata-kata. Citraan penglihatan berkaitan dengan sesuatu yg dilihat, pendengaran dengan suara-suara, penciuman dengan bau, perasaan dengan apa-apa yg biasa dirasakan hati, perabaan berkaitan dengan apa yg dirasakan kulit, gerak berkaitan dengan sesuatu yg sedang bergerak, pencecapan berkaitan dengan apa yg dirasakan lidah.
  • Perhatikan, kata-kata yg terdapat dengan larik-larik puisi tersebut berhubungan dengan sesuatu yg berkaitan dengan panca indra yg mana? Itulah citraannya.
  • Jika terdapat lebih dari satu citraan, pilih yg lebih sering muncul.
Lihat: Soal Tentang Citraan dalam Puisi

Menentukan Isi Puisi
  • Pahami, isi puisi biasanya tidak tertulis dengan jelas dengan larik-larik puisi tersebut.
  • Isi puisi berupa jawaban dari pertanyaan : apa/siapa yg bagaimana yg diceritakan dalam puisi tersebut.
  • Isi puisi berupa kesimpulan dari seluruh larik-larik puisi, bukan salah satu larik saja.
  • Biasanya pilihan jawaban yg berisi kata-kata yg diambil dari larik puisi, bukan pilihan jawaban benar.
Lihat: Kumpulan Soal Tentang Menentukan Tema Puisi

Menentukan Rima
  • Rima adalah persanjakan alias persamaan bunyi.
  • Rima sama andai larik 1,2,3,4 dengan akhir larik sama bunyi ( aaaa ).
  • Rima kembar, andai bunyi akhir larik pertama kedua sama bersama larik ketiga keempat juga sama tapi berbeda bunyi dengan larik 1 bersama 2 ( aabb ).
  • Rima silang andai bunyi akhir larik 1 bersama 3 sama bersama larik 2 bersama 4 sama tapi berbeda bunyi dengan larik 1 bersama 3 ( abab ).
  • Rima bebas andai larik 1,2,3, 4 dengan akhir larik berbeda bunyi ( a,b,c,d )

Menentukan Pesan/Amanat Cerpen/Novel/Drama
  • Cari hal positif ( lakukan ) alias negatif ( jangan meniru ) yg dilakukan oleh tokoh dalam bacaan.
  • Nasihat/pesan/amanat berkaitan dengan hal tersebut.
  • Kalimat amanat biasanya berbentuk kalimat perintah.

Menentukan latar tempat, waktu, alias suasana dalam cerpen/novel/puisi
  • Pahami bahwa nama tempat, nama waktu, alias nama suasana dalam cerpen/novel/puisi biasanya tidak tertulis secara tersurat, tetapi hanya berupa kata-kata yg merupakan ciri-ciri tempat, waktu, suasana yg dimaksud ( tersirat )
  • Pahami tokoh/sesuatu yg terdapat dalam bacaan.
  • Tentukan apa yg sedang dilakukan tokoh/sesuatu tersebut dalam satu kata kerja ( Ani sedang makan, Budi minum, Siti merenung dll ).
  • Nama tempat yg digunakan si tokoh/sesuatu dalam melakukan sesuatu adalah latar tempatnya.
  • Nama waktu ketika si tokoh/esuatu melakukan sesuatu adalah latar waktunya.
  • Situasi/ suasana/perasaan si tokoh/sesuatu saat melakukan sesuatu adalah latar suasananya.
Lihat: Kumpulan Soal Menentukan Latar dengan Kutipan Cerita

Menentukan Jenis Konflik

Konflik adalah masalah yg sedang dihadapi tokoh cerita. Jenis konflik yaitu:

 1. fisik/badan/raga/badan,
 2. konflik psikis/batin/jiwa/rokhani,
 3. konflik ide/pendapat.
  • Tentukan apa yg sedang dilakukan tokoh cerita. Jika berkelai alias ada kontak fisik dengan tokoh lain ( konflik fiSik), merenung, bersedih karena sedang memiliki suatu masalah ( konflik batin), beradu pendapat, diskusi/berdebat ( konflik ide )
Menentukan Konflik dalam cerita
  • Tentukan peristiwa apa yg menyebabkan si tokoh cerita berkelai, bersedih, merenung, alias berdebat.
  • Peristiwa itulah konfliknya.
  • Perhatikan pola pilihan jawaban, lalu cocokkan dengan isi dengan pilihan jawaban denganisi dengan bacaan.
  • Pilihan jawaban yg isinya sesuai dengan apa yg tertulis dalam bacaan itulah pilihan jawaban yg benar.
Lihat: Contoh Soal Menentukan Konflik Pada Kutipan Cerita

Menentukan Nilai Moral Cerita
  • Nilai moral adalah nilai yg berhubungan dengan perbuatan baik bersama buruk.
  • Nilai moral biasanya diwujudkan dalam kalimat pesan.
  • Cari ucapan/ perbuatan/ pikiran yg bersifat negatif dari tokoh cerita.
  • Bunyi nilai moral berkaitan dengan hal tersebut

Menentukan Watak Pelaku Cerita
  • Pahami lebih panas lalu pengertian contoh-contoh watak/karakter berikut: bengis, bijaksana, pengertian, perhatian, pengecut, penyabar, cerdik, licik,soleh, relijius, patuh dll.
  • Pahami lebih panas lalu bahwa watak pelaku cerpen/novel/drama biasanya tidak tertulis secara gamblang, tetapi hanya berupa kata-kata/perbuatan yg merupakan ciri-ciri sebuah watak.
  • Watak tokoh angsal dilihat lewat apa yg dikatakan/lakukan/pikirkan tokoh tersebut, apa yg dituliskan pengarang, ciri pisik si tokoh, bersama disebutkan tokoh lain.
  • Pahami siapa tokoh yg harus ditentukan wataknya.
  • Perhatikan pola pilihan jawaban, lalu secara berurutan cari bukti yg berupa perkataan/perbuatan/penjelasan pengarang/ucapan tokoh lain yg sesuai dengan watak tersebut.
Lihat: Soal Tentang Cara Pengarang Menggambarkan Watak Tokoh

Menentukan Tulisan Buku Harian/Pengalaman pribadi
  • Pahami, bahwa pelaku dalam buku harian/pengalaman adalah “aku/saya”
  • Bagian yg tertulis dalam buku harian biasanya waktu, tempat, peristiwa yg disertai ekspresi perasaan si pelaku saat mengalami peristiwa itu.
  • Perhatikan pola dengan pilihan jawaban lalu temukan perbedaan tiap bagian dengan keempat pilihan jawaban tersebut. Mulai dari pelaku ( aku/saya), waktu, tempat, peristiwa lalu ekspresi perasaan.
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
  • Lakukan hal yg sama dengan bagian yg lain tanpa menyertakan pilihan jawaban yg sudah dieliminasi sampai ditemukan pilihan jawaban yg benar-benar sesuai dengan ilustrasi
Lihat: Contoh Soal Tentang Catatan Buku Harian

Menulis Memo Sesuai Ilustrasi
  • Pahami hal-hal berikut dengan ilustrasi: pengirim memo, yg dikirimi memo, hubungan antara penulis memo bersama yg dikirimi, bersama isi perintahnya.
  • Pengecoh soal jenis ini terletak dengan ketidaksesuaian antara pilihan jawaban dengan isi ilustrasi yg berkaitan dengan pengirim memo, yg dikirimi memo, bersama isi perintah.
  • Perhatikan pola dengan pilihan jawaban lalu temukan perbedaan tiap bagian dengan keempat pilihan jawaban tersebut.
  • Mulailah dari perbedaan kata perintah yg digunakan ( kata perintah yg benar adalah yg sesuai dengan hubungan antara pengirim bersama yg dirimi memo) .
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
  • Lakukan hal yg sama dengan bagian yg lain ( isi ) tanpa menyertakan pilihan jawaban yg sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yg pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yg benar-benar sesuai dengan ilustrasi.
Lihat: Contoh Soal Tentang Menulis Pesan Singkat (Memo)

Menyusun laporan Sistematis
  • Laporan yg sistematis adalah laporan yg disusun sesuai dengan urutan waktu kejadian.
  • Jika dengan salah satu kalimat terdapat alias dimulai dengan kata hubung, cari kalimat sebelum kalimat tersebut.
  • Lihat dengan pilihan jawaban yg sesuai dengan urutan kedua kalimat tersebut.
  • Lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yg urutannya nomornya tidak sesuai dengan urutan nomor dua kalimat tersebut.
Lihat: Soal tentang Menyusun Kalimat Laporan

Menyusun laporan Sesuai Ilustrasi
  • Pada ilustrasi, temukan kalimat yg memuat tujuan diadakannya kegiatan tersebut.
  • Bunyi laporan sesuaikan dengan tujuannnya.

Menulis Pembuka Surat Pribadi
  • Pembuka surat pribadi biasanya berisi salam, sapaan, menanyakan kabar si penerima surat, bersama mengabarkan keadaan si pengirim surat.
  • Kata sapaan bersama salam harus sesuai kedudukan antara pengirim bersama penerima surat.
  • Perhatikan pola pilihan jawaban lalu temukan perbedaan keempat pembuka surat tersebut.
  • Begitu menemukan satu perbedaan, sesuaikan dengan urutan bagian pembuka surat pribadi tersebut.
  • Pilihan jawaban yg isinya tidak sesuai dengan bagian-bagian pembuka surat pribadi di atas, kemungkinan kata-kata/kalimat yg seharusnya ditulis dengan bagian isi.

Menulis Penutup Surat Pribadi
  • Penutup surat pribadi biasanya berupa penekanan apa yg tertulis dalam isi alias berupa pesan.
  • Jika ada, temukan dengan soal gambaran isi penutup surat tersebut.
  • Perhatikan pola dengan pilihan jawaban lalu temukan perbedaan isi penutup surat tersebut dengan keempat pilihan jawaban tersebut.
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg isinya tidak sesuai dengan ilustrasi.
Lihat: Kumpulan Soal tentang Surat Pribadi

Menulis Isi Surat Undangan
  • Isi surat undangan biasanya berisi hari/tanggal, waktu, tempat, bersama acara/kegiatan.
  • Sapaan menggunakan hurup besar bersama menyesuaikan kedudukan antara si pengundang bersama yg diundang.
  • Pengecoh soal jenis ini terletak dengan ketidaksesuaian antara pilihan jawaban dengan isi ilustrasi yg berkaitan dengan sapaan, hari/tanggal, waktu, bersama nama acara
  • Perhatikan pola dengan pilihan jawaban lalu temukan perbedaan tiap bagian dengan keempat pilihan jawaban tersebut.
  • Mulailah dari perbedaan kata kata sapaan yg digunakan ( kata sapaan yg benar adalah yg sesuai dengan hubungan antara pengirim bersama yg dikirimi undangan) .
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
  • Lakukan hal yg sama dengan bagian yg lain (hari/tanggal, waktu, bersama nama acara ) tanpa menyertakan pilihan jawaban yg sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yg pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yg benar-benar sesuai dengan ilustrasi.

Menulis Penutup Surat Resmi
  • Jenis surat resmi adalah pemberitahuan, undangan, bersama permohonan.
  • Sesuaikan kalimat penutup dengan jenis suratnya.
  • Syarat penutup surat resmi adalah, jangan menggunakan kata ganti milik alias klitika “nya”, tetapi gunakan kata sapan Bapak, Ibu, Anda, Saudara, Adik, dll.
  • Gunakan kata kerja aktif ( mengucapkan, kami ucapkan), jangan pasif ( diucapkan )
  • Ungkapan jangan berlebih-lebihan ( sangat terima kasih, kami haturkan, banyak banyak terimakasih ).
Lihat: Contoh Soal tentang Surat Dinas

Menulis Rangkuman
  • Jika bacaan terdiri atas satu paragraf, rangkuman berupa kalimat utamanya alias kalimat utama bersama salah-satu kalimat penjelas.
  • Jika bacaan teridiri atas lebih dari satu paragraf, rangkuman berupa gabungan kalimatutama tiap paragraf.
  • Perhatikan kata-kata/kalimat pertama masing-masing pilihan jawaban.
  • Curigai pilihan jawaban yg kalimat pertamanya diambil dari kalimat utama paragrafpertama sebagai pilihan jawaban benar.
  • Jika ada dua alias tiga pilihan jawaban yg kalimat pertamanya diambil dari kalimat utama paragraf pertama, lakukan perbandingan dengan kalimat selanjutnya.
Lihat: Kumpulan Soal Menentukan Rangkuman Bacaan

Menulis Slogan
  • Slogan mempunyai ciri: kalimatnya pendek, berisi semboyan, tidak berbentuk kalimat perintah.
  • Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg tidak sesuai ciri tersebut.
  • Perhatikan dengan seksama tujuan pembuatan slogan yg terdapat dengan ilustrasi.
  • Bunyi slogan diambil dari “kata-kata’ yg terdapat dengan tujuan tersebut
Lihat: Contoh Soal Slogan

Menulis Poster
  • Poster mempunyai ciri: kalimatnya agak panjang, berisi ajakan, berbentuk kalimat perintah
  • Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg tidak sesuai cirri tersebut.
  • Perhatikan dengan seksama tujuan pembuatan poster yg terdapat dengan ilustrasi.
  • Bunyi poster diambil dari “kata-kata’ yg terdapat dengan tujuan tersebut.
Lihat: Contoh Soal Poster

Menulis Iklan Baris
  • Syarat iklan baris adalah singkat (kata-katanya sedikit), padat (kata-kata tertentu disingkat), bersama jelas ( pembaca iklan angsal memahama isi iklan tersebut).
  • Iklan baris biasanya terdiri atas 4 bagian dengan urutan berikut, yaitu 1. pernyataan menjual/membeli, 2. nama barang/jasa, 3. keterangan barang/jasa ( termasuk harga andai ada ), bersama 4. alamat pemasang iklan.
  • Temukan perbedaan tiap bagian dengan keempat pilihan jawaban tersebut.
  • Mulailah dari perbedaan bagian 1 ( pernyataan menjual/membeli ) .
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
  • Lakukan hal yg sama dengan bagian yg lain (nama barang, keterangan, bersama alamat tanpa menyertakan pilihan jawaban yg sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yg pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yg benar-benar sesuai dengan ilustrasi.
  • Jika ada dua pilihan yg cirinya sama, pilih yg lebih singkat.
Lihat: Contoh Soal Iklan Barus

Menulis Pembukaan Pidato
  • Pahami dalam ilustrasi hal-hal berikut : yg berpidato, yg mendengarkan pidato, bersama nama acara/ tujuan pidato.
  • Pahami bahwa pembukaan pidato berisi salam/sapaan, bersama ucapan syukur kepada Tuhan YME, bersama penyebutan nama acara/kegiatan/tujuan.
  • Temukan perbedaan tiap bagian dengan keempat pilihan jawaban tersebut.
  • Mulailah dari perbedaan pertama ( salam/sapaan ) .
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi.
  • Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
  • Lakukan hal yg sama dengan bagian yg lain (ucapan syukur bersama penyebutan nama acara/ kegiatan ) tanpa menyertakan pilihan jawaban yg sudah dieliminasi (silang dibelakang pilihan jawaban yg pasti salah) sampai ditemukan pilihan jawaban yg benar-benar sesuai dengan ilustrasi.
Lihat: Contoh Soal Pidato

Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah
  • Rumusan masalah berisi gambaran masalah yg bakal dibahas.
  • Pahami bahwa Rumusan masalah berupa pertanyaan yg berkaitan dengan judul/tema karya tulis alias Latar Belakang Masalah.
  • Pahami bahwa rumusan masalah berbentuk pertanyaan dengan kata tanya yg sering digunakan adalah “apa/apa saja”dan “bagaimana”.
  • Curigai pilihan jawaban yg menggunakan kata tanya tersebut sebagai pilihan jawaban benar.
  • Jika rumusan masalah ditentukan berdasarkan tema/judul, tentukan apakah bakal membahas jenis/rincian ataukan cara/penjelasan.
  • Jika yg bakal dibahas adalah jenis/rincian kata tanya dengan rumusan masalah yg sesuai adalah “apa/apa saja”.
  • Jika yg bakal dibahas adalah cara/penjelasan, kata tanya dengan rumusan masalah yg sesuai adalah “bagaimana”
  • Jika rumusan masalah ditentukan berdasarkan Latar Belakang Masalah, tentukan apakah Latar Belakang Masalah tersebut membahas jenis/rincian ataukan cara/penjelasan. Kata Tanya dengan rumusan masalah yg dipakai sama dengan di atas.
Lihat: Contoh Soal Rumusan Masalah

Menentukan Latar Belakang Masalah Berdasarkan Identifikasi Masalah
  • Identifikasi masalah angsal berupa pertanyaan alias pernyataan.
  • Cari pilihan jawaban yg isinya menjawab/menjelaskan pertanyaan alias pernyataan yg terdapat dengan Identifikasi Masalah.
  • Perhatikan kalimat pertama dengan tiap-tiap pilihan jawaban.
  • Curigai kalimat dengan pilihan jawaban yg isinya menjawab/menjelaskan apa yg terdapat dengan identifikasi masalah urutan pertama sebagai pilihan jawaban benar.
  • Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi.
  • Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yg kalimat pertamanya tidak menjawab/menjelaskan apa yg menjadi pertanyaan/pernyataan dengan identifikasi masalah pertama.
  • Lakukan hal yg sama terhadap kalimat berikutnya tanpa menyertakan pilihan jawaban yg sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yg pasti salah ) sampai ditemukan paragraf yg isinya menjawab alias menjelaskan semua yg tertulis dengan identifikasi masalah.
Lihat: Contoh Soal Menentukan Latar Belakang Masalah

Menentukan Balasan Pantun
  • Pahami bahwa pantun adalah puisi lama dengan ciri berikut: 1. jumlah larik dalam satu bait empat, 2. berima/bersajak a,a,a,a/a,b,a,b, 3. Larik 12 isi, larik 3 4 sampiran.
  • Pantun biasanya berisi nasehat, permintaan, alias pertanyaan yg dituangkan dalam 2 larik ( biasanya 8 kata ).
  • Perhatikan larik 3 bersama 4 dengan ilustrasi untuk menemukan pertanyaan alias pernyataan pantun tersebut.
  • Cari dengan larik 3 bersama 4 dengan pilihan jawaban yg merupakan jawaban dari pertanyaan/pernyataan tersebut.
  • Jika ada dua pilihan yg sesuai dengan pertanyaan/penjelasan pantun ilustrasi, kemungkinan salah satu rima dari pilihan jawaban yg tersisa bukan a,b,a,b alias puisi tersebut tidak berjenis pantun.
Menentukan Urutan Pantun
  • Tentukan urutan nomornya berdasarkan persanjakan ( a,b,a,b/a,a,a,a ).
  • Cari letak isi pantun tersebut.
  • Berdasarkan urutan itu, lihat dengan pilihan jawaban.
  • Curigai pilihan jawaban yg memuat urutan tersebut sebagai pilihan jawaban benar.
Lihat: Kumpulan Soal Pantun


Melengkapi dialog Drama
  • Selalu perhatikan dialog sebelum bersama sesudah bagian yg rumpang
Lihat: Contoh Soal Melengkapi Kutipan Naskah Drama

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA, SEMOGA SUKSES.

Rabu, 06 November 2019

Soal Penilaian Akhir Semester Kurikulum 2013 Kelas 7 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Soal Penilaian Akhir Semester Kurikulum 2013 Kelas 7 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Lihat juga: Soal Ulangan Semester Bahasa Indonesia SMP/MTs (Kelas 7, 8, 9)

Pilihlah jawaban yg tepat di  antara a,b,c,d!
1. Pernyataan berikut yg termasuk ciri-ciri teks deskripsi adalah ....
a. Bersifat menceritakan.
b. Mengandung bukti beserta kebenaran.
c. Menggunakan contoh, fakta, gambar peta, beserta angka.
d. Menggambarkan objek sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indra.

2. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!
(a) Ada pula yg berulat.
(b) Keadaannya begitu kurus.
(c) Pohon-pohonan itu meranggas.
(d) Beberapa di antara pepohonan itu bahkan ada yg mati.
(e) Jangankan berbunga, daun-daunnya pun hampir tidak ada.
(f) Beberapa pohon tanaman hias di halaman rumahku tidak mau berbunga.

Susunan kalimat yg benar sehingga menghasilkan teks deskripsi yg padu adalah ..
a. (c)-(a)-(b)-(d)-(e)-(f)
b. (c)-(b)-(a)-(d)-(f)-(e)
c. (f)-(e)-(d)-(c)-(a)-(b)
d. (f)-(e)-(a)-(c)-(b)-(d)
3. Bacalah teks berikut!

Gua peninggalan penjajahan Jepang itu tidak terawat. Banyak coretan di dinding gua mengganggu pemandangan mata. Di pintu masuk gua ditumbuhi banyak rumput beserta ilalang. Sampah-sampah berserakan di dasar gua. Rupanya pemerintah setempat kurang memedulikan objek bersejarah tersebut.

Paragraf tersebut termasuk ....
a. deskripsi orang
b. deskripsi waktu
c. deskripsi tempat
d. deskripsi objektif

4. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
1) Bukit hijau  menjadi latar pantai.
2) Debur ombak pantai terdengar berirama.
3) Udara di pinggir pantai terasa segar.
4) Air kecil dengan buih-buih kecil.
5) Pantai panjang dengan pasir putih.

kalimat yg menggunakan panca indra pengelihatan ditunjukkan dengan nomor ...
a. 1, 2, beserta 5
b. 2, 3, beserta 4
c. 1, 2, beserta 4
d. 1, 4, beserta 5

5. Pernyataan berikut yg dihindari dalam memberi tanggapan adalah ....
a. Memahami masalah yg mau ditanggapi.
b. Menggunakan kalimat alias kata-kata kasar.
c. Menanggapi permasalahan yg dibahas.
d. Menggunakan bahasa sopan enteng dipahami.

6. Keindahan alam Indonesia harus dicintai beserta dilestarikan.

Makna kata yg dicetak miring adalah ...
a. diteruskan
b. dijaga keberlangsungannya
c. diperpanjang hidupnya
d. dimanfaatkan kegunaannya

7. Perhatikan teks berikut!
Sekolah merupakan tempat untuk menuntut ilmu yg dimana terdapat siswa beserta guru. Sekolah dibagi menjadi dua yaitu Sekolah Negeri beserta Sekolah Swasta. Sekolah Negeri merupakan Sekolah yg dibangun beserta dibiayai oleh pemerintah. Sedangkan Sekolah Swasta adalah sekolah yg biasanya dimiliki oleh yayasan alias perorangan. Tujuan dari adanya sekolah itu sendiri untuk mengajarkan siswa baik itu tentang pengetahuan maupun untuk belajar cara bersikap sopan di dalam hidup bermasyarakat. Manfaat adanya Sekolah sendiri becus dilihat dari banyaknya siswa yg memiliki prestasi yg baik beserta mendapatkan pekerjaan yg diinginkan. Karena dengan tidak adanya Sekolah seseorang belum tentu mau mendapatkan pekerjaan yg mereka inginkan karena banyaknya prasarat untuk mendapatkan pekerjaan yg baik.

Di dalam Sekolah Negeri maupun sekolah swasta memiliki persamaan kelengkapan yg ada di dalam sekolah seperti Perpustakaan, Lab Komputer, Uks, Lab Bahasa beserta sebagainya. Kelengkapan di dalam ruangan yg ada di dalam sekolah juga tidak memiliki banyak perbedaan contohnya di dalam kelas terdapat meja beserta kursi. Perbedaan yg ada di ruang kelas seperti fasilitas seperti, Ac, Kipas Angin, Speaker itupun hanya bisa di dapatkan di Sekolah yg memang terkenal memiliki fasilitas yg baik. Sedangkan fasilitas di luar ruangan becus dilihat dari kelengkapan fasilitas olah raga yg dimiliki.   Selain Sekolah yg memiliki fasilitas yg baik tidak menutup kemungkinan juga banyak sekolah yg kurang memiliki fasilitas yg memadai. Biasanya Sekolah yg kurang memiliki fasilitas yg baik terdapat di wilayah pedalaman.

Seorang siswa yg menduduki bangku sekolah memiliki perbedaan yg cukup jauh dibandingkan seseorang yg tidak menduduki bangku sekolah. Karena manfaat yg di berikan dari adanya Sekolah sendiri adalah untuk mencerdaskan siswa dalam hal pelajaran maupun cara berperilaku yg baik. Karena seseorang yg tidak menduduki bangku sekolah dirasa kurang memiliki pemahaman yg tepat mengenai cara belajar yg baik karena kurangnya dorongan dari seseorang yg memang memiliki pengetahuan yg lebih dalam suatu bidang.

Selain adanya fasilitas yg ada di dalam Sekolah Akreditasi yg ada dengan sekolah jugalah penting. Karena Akreditasi menentukan baik tidaknya sekolah itu dalam segala aspek. Baik dalam prestasi maupun fasilitas. Akreditasi yg ada dengan sekolah juga diperhatikan beserta dipertimbangkan dalam pemilihan siswa dalam sebuah Sekolah. Misalnya siswa yg ingin mendaftar di perguruan tinggi terlebih lampau di pertimbangkan dari mana asal Sekolah siswa tersebut beserta predikat dari akreditasi yg dimilikinya.


Bagian identifikasi terdapat dengan paragraf ...
a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. keempat

8. Kebakaran hutan dengan lereng Lawu Utara merupakan ancaman buat ekosistem di wilayah itu. Ribuan hektar hutan yg masih menutupi sebagian lereng utara terancam rusak andaikata terjadi kebakaran. Lereng utara termasuk wilayah Karanganyar, terdapat lebih daripada 6.000 hektar hutan berbagai jenis

Perbaikan kata bercetak miring dengan paragraf tersebut adalah ...
a. atas, untuk, pada
b. di, untuk, dari
c. atas, bagi, dari
d. di, bagi, dari

9. Bacalah kutipan cerita fantasi berikut ini!
Anika menemukan tiga kotak berwarna ungu, biru, beserta kuning di kamar ibunya. Kata ibunya andaikata ada tiga sahabat yg menyukai warna seperti dengan kotak itu mau mendapatkan petualangan indah beserta sekaligus mendapatkan berlian itu. Tapi waktu yg diberikan untuk berpetualang hanya satu jam.
Anika menyukai warna ungu. Tamika, teman dekat Anika, menyukai warna biru. Dan Chika menyukai warna kuning. “Saya ingin mencoba petualangan indah itu Bu. Saya punya sahabat yg menyukai warna itu,” Anika meyakinkan ibunya. Dengan kesepakatan ketiga sahabat itu berkumpul di rumah Anika. Minggu  pukul 6 mereka semua masuk ke kamar Anika yg serba Biru. Di kamar Anika serasa ada di langit.

Kutipan cerita di atas merupakan bagian resolusi karena....
a.memperkenalkan tokoh, watak, beserta latar peristiwa secara umum.
b. menjelaskan secara detail watak tokoh.
c. ada permasalahan yg mencagun dalam peristiwa tersebut.
d. permasalahan yg ada dalam cerita di atas sudah diselesaikan.

10. Urutan struktur teks narasi yg tepat adalah ...
a. abstrak, orientasi, komlikasi, evaluasi, resolusi
b. orientasi, abstrak, komplikasi, evaluasi, resolusi
c. komplikasi , orientasi, abstrak, evaluasi, resolusi
d. abstrak, komplikasi, oreientasi, evaluasi, resolusi
11. Bacalah teks berikut!

Pagi itu sangat cerah. Semua berjalan dengan lancar. Jarang  sekali hal ini terjadi, bahkan hanya sebulan sekali aku bisa bangun sepagi ini. Sebenarnya semuanya sudah kusiapkan kemarin malam. Yang kulakukan sekarang hanya mempersiapkan diri. Setelah semua siap, aku pun berpamitan kepada ibu bapak sebelum berangkat ke sekolah untuk berkemah bersama teman-teman serta guruku.
“ Bu, aku berangkat dulu ya!” kataku kepada ibu.
Tak lama kemudian ibuku menyahut,“Iya Eno, hati-hati di jalan!
Aku pun berangkat ke sekolah maju angkutan umum.
Pagi itu pukul 06.30 aku sudah sampai di sekolah. Suasana sekolah sudah ramai sekali karena anak-anak sudah datang. Semua mengobrol tentang barang-barang yg mereka bawa. Ada yg membawa matras, tikar, makanan, bantal guling, beserta masih banyak lagi. Walaupun saat itu sekolah sudah ramai,  bapak beserta ibu guru baru datang pukul 07.00.

Kalimat langsung dengan teks tersebut adalah ...
a. Pagi itu sangat cerah. Semua berjalan dengan lancar.
b. “Bu, aku berangkat dulu ya!” kataku kepada ibu.
c. Pagi itu pukul 06.30 aku sudah sampai di sekolah.
d. Tak lama kemudian ibuku menyahut,“

12. Bacalah teks berikut!
Upik masih saja cemberut dari kemarin karena tidak tidak dibelikan kue stroberi  di toko dekat rumahnya. Walau ibunya sudah menasihati, Upik tetap saja merengek-rengek kepada ibunya. Ibunya tahu bahwa Upik tidak suka makanan yg manis masam seperti kue stroberi yg dimintanya.

Penggalan narasi tersebut berisi tentang ….
a. Setting
b. tema
c. alur
d. penokohan

13. Kalimat tak langsung di bawah ini adalah ...
a. Ibu mengatakan kepadaku bawah aku memang anak yg baik.
b. “Kamu memang anak yg baik,” kata ibu kepadaku
c. Ibu mengatakan kepadaku, “Kamu memang anak yg baik.”
d. “Kamu memang anak yg baik.” Itulah yg dikatakan ibu kepadaku.

14. Bacalah kalimat-kalimat berikut!
1) Tiara memang sudah curiga dengan tingkah laku teman-temannya di kelas.
2) Begitu juga saat jam istirahat mereka seperti menyembunyikan sesuatu.
3) Hari ini Tiara mendapat kejutan dari teman-teman sekelasnya
4) Benar saja, ketika pulang sekolah teman-teman Tiara memberi kejutan berupa kue ulang tahun beserta taburan tepung.

Urutan kalimat-kalimat di atas agar menjadi paragraf narasi yg padu adalah....
a. 3 – 4 – 2 -1
b. 3 – 4 – 1 -2
c. 3 – 1 – 2 - 4
d. 3 – 1 – 4 -2

15 Cerita fantasi yg mengisahkan kisah dengan satu masa saja disebut dengan ...
a. latar lintas waktu
b. latar sezaman
c. latar masa kini
d. latar masa lalu

16. Jenis cerita fantasi, semua yg terdapat dengan cerita tidak terjadi dalam dunia nyata disebut dengan ...
a. cerita narasi irisan
b. cerita narasi total
c. cerita fantasi irisan
d. cerita fantasi total

17. Salah satu ciri dari cerita fantasi adalah tokohnya memiliki keunikan, kecuali ...
a. memiliki kesaktian
b. saling menolong
c. mengalami peristiwa misterius
d. becus menerobos dimensi waktu

18. Ciri orientasi dengan cerita fantasi adalah ...
a. pengenalan tokoh, latar, watak tokoh, beserta konflik
b. berisi alur cerita
c. berisi hubungan sebab akibat sehingga mencagun masalah hingga masalah itu memuncak
d. berisi penyelesaian masalah dari konflik yg terjadi

Teks berikut untuk soal nomor 19 - 22
Nyonyo adalah nama seekor kura-kura yg memiliki keunikan daripada kura-kura lainnya, yaitu tempurung yg berwarna merah. Nyonyo tinggal sendiri di dekat sungai di dalam hutan. Saudara-saudaranya meninggalkannya karena malu dengan tempurungnya

Pagi itu Nyonyo berjalan-jalan di pinggir sungai. Matahari begitu terik sehingga kulit tangan beserta kepalanya sedikit mengelupas. Ia bergegas memasuki sungai untuk membasahi diri. Tiba-tiba ia melihat banyak ikan yg berkumpul di tengah sungai. Dari ikan yg berkumpul itu di dengar kabar bahwa sungai itu mau kedatangan rombongan gajah. Mereka mencari air yg tersisa di musim kemarau. Bila mereka sampai di sungai ikan-ikan mau kehabisan air beserta terinjak-injak.

Nyonyo berpikir cepat. Ia berenang cepat keluar sungai. Ia harus menyelamatkan teman-temannya. Ia berjalan tergesa-gesa menuju kawanan gajah. Ketika Burung Gagak sedia menjauh beserta rombongan gajah sedia mendekat, Nyonyo menarik napas dalam-dalam. Tiba-tiba dari tempurungnya memancarkan merah menyala yg sangat menyilaukan. Gajah-gajah itu terkejut beserta berlarian ke segala arah. Mereka seperti melihat padang rumput terbakar. Setelah tidak terdengar suara langkah kaki gajah, Nyonyo mematikan cahaya dari tempurungnya.

"Wah. Luar biasa. Sekarang aku baru tahu, darimana cahaya merah ketika hutan kita sangat gelap di malam hari," kata Burung Gagak sambil menepuk-nepuk tempurung Nyonyo.

19. Bagian orientasi dengan teks tersebut terdapat dengan paragraf ...
a. pertama
b. kedua
c. ketiga
d. keempat

20. Bagian komplikasi dengan teks tersebut terdapat dengan paragraf ...
a. pertama
b. kedua
c. ketiga
d. keempat

21. Bagian resolusi dengan teks tersebut terdapat dengan paragraf ...
a. pertama
b. kedua
c. ketiga
d. keempat

22. Cerita fantasi bisa diilhami oleh latar nyata alias objek nyata dalam kehidupan tetapi diberi fantasi. Oleh karena itu, cerita fantasi bersifat ...
a. aktual
b. nonfiksi
c. fiksi
d. faktual

23. Pengaturan alur lengkap yg benar dalam cerita fantasi adalah ...
a. orientasi – resolusi – komplikasi – klimaks.
b. orientasi – komplikasi – klimaks – resolusi.
c. resolusi – orientasi – komplikasi – klimaks.
d. komplikasi – klimaks – orientasi – resolusi.

24. Bacalah teks berikut!
Kerajaan Tanah Sumedang diperintah raja yg adil beserta bijaksana. Sang Raja mempunyai seorang anak bernama Putri Arum. Suatu ketika Putri Arum mengidap penyakit kulit yg menjijikkan. Raja mengadakan sayembara. Siapa dapat.menyembuhkan Putri Arum andaikata laki-laki mau dijodohkan, andaikata perempuan mau dijadikan saudara.

Bujang Trindil pembantu setia Dang Anggana mengikuti sayembara. Ia segera pergi mencari obat. Ia berjalan mendaki gunung tinggi beserta menjelajah hutan belantara. Karena lelah, ia tertidur di bawah pohon rindang beserta bermimpi. Dalam mimpi itu, ia disuruh membuat sumur. Sumur itu mau mengeluarkan air sebagai sarana menyembuhkan Putri Arum. Ketika terbangun, Bujang Trindil segera melakukan seperti dalam mimpinya. Keajaiban terjadi. Setelah Putri Arum mandi dengan air sumur itu, penyakit kulitnya lenyap.

Akhirnya, Bujang Trindil mendapatkan hadiah. Namun, hadiah itu ia serahkan kepada tuannya, Dang Anggana. Menikahlah Dang Anggana dengan Sang Putri Arum. Bujang Trindil merasa lega beserta bahagia.

Amanat yg terkandung dalam cerita tersebut yaitu ...
a. Menolong harus dilakukan tanpa pamrih.
b. Berjuanglah selagi mampu melakukan.
c. Berilah pertolongan kepada yg membutuhkan.
d. Orang sakit harus diberi pertolongan.

25. Bacalah teks berikut!
Ia lelaki tua pembuat kubah yg bekerja setelah fajar beserta berhenti saat pudar matahari. Tujuh hari sepekan, tiga puluh hari sebulan, cuma diselingi kegiatan lain yg tak becus diabaikan: makan, tidur, ke masjid tiap Jumat, bersapaan dengan tetangga alias kenalan yg lewat.

Tema kutipan teks tersebut adalah ...
a. pendidikan
b. perjuangan
c. persahabatan
d. percintaan

26. Bacalah kutipan teks berukut!
Aku tegak di atas panggung aula madrasah sambil mengguncang-guncang telapak tanganku, Pak Rusdi, kepala sekolahku memberi selamat karena nilai ujianku termasuk uang tertinggi di Kabupaten Agam. Tepuk tangan murid, ibu bapak beserta guru terdengar riuh mengepung aula. Muka beserta kupingku bersemu merah detak jantungku melonjak-lonjakgirang. Aku tersenyum malu-malu ketika Pak Rusdi menyodorkan mik kemulutku.dia menunggu sambil menunduk, aku paksakan bicara. Yang keluar dari tenggorokanku hanyalah bisikan lirih yg bergetar karena gugup. “emm... terimakasih Pak... itu saja..” suaraku layu tercekat. Tanganku dingin

Nilaiku adalah tiket utama untuk mendaftar ke SMA terbaik. Tiga tahun aku ikuti perintah amak belajar di madrasah tsnawiyah, sekarang waktunya aku menjadi orang umumnya. Masuk jalur non agama-SMA. Alangkah bangganya kalau bisa bilang saya anak Bukit Tinggi. (A. Fuadi, 2009:5)

Contoh latar waktu yg digunakan dalam kutipan teks diatas adalah
a. Aku tegak diatas panggung aula
b. Muka beserta kupingku bersemu merah
c. Nilaiku adalah tiket utama untuk mrendaftar ke SMA terbaik
d. Tiga tahun aku ikuti perintah amak

27. Alur yg dipakai dalam kutipapan teks diatas adalah ...
a. alur maju
b. alur mundur
c. alur maju beserta alur mundur
d. alur campuran

28. Teks prosedur becus kita ketahui dari ciri-cirinya yg menggunakan kalimat ...
a. kalimat tanya
b. Kalimat perintah
c. kalimat berita
d. Kalimat wcana

29. Teks prosedur disusun dengan tujuan sebagai berikut, kecuali ....
a. menjelaskan  kegiatan yg harus dilakukan
b. menjelaskan cara untuk melakukan suatu pekerjaan
c. menjelaskan penggunaan suatu alat
d. menjelaskan sebuah objek

30. Struktur teks prosedur yg tepat adalah ....
a. tujuan, langkah, bahan beserta alat, penutup
b. tujuan, urutan langkah, penutup
c. bahan beserta alat, langkah, tujuan, penutup
d. bahan beserta alat, tujuan, langkah, penutup

Perhatikan teks berikut!
(1) Perlu belajar mematikan komputer secara benar sehingga tidak cepat rusakdan berdampak negatif. Untuk mematikan komputer ada beberapa tahap yg harus diperhatikan.
(2) Langkah-langkahnya:
• Tutup semua aplikasi yg anda gunakan.
• Klik menu start (xp)/ logo Windows (7) di pojok kiri bawah
• Pilih shutdown beserta tunggu beberapa saat hingga komputer anda benar-benar mati.
• Setelah komputer benar-benar mati, kemudian tekan tombol dengan monitor beserta speaker, stabilizer beserta perangkat komputer lainnya.
• Setelah itu baru cabut kabel dari stop kontak. Hal ini bertujuan untuk menghemat daya beserta mengantisipasi terjadinya korsleting listrik
(3) Selamat mematikan komputer secara benar.

31. Bagian isi teks prosedur terdapat dengan teks nomer
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (1),(2)

32. Yang merupakan kalimat penutup teks prosedur berdasarkan teks diatas adalah...
a. Untuk mematikan komputer ada beberapa tahap yg harus diperhatikan.
b. Tutup semua aplikasi yg anda gunakan.
c. Klik menu star (xp)/logo windows (7) dipojok kiri bawah.
d. Selamat mematikan komputer secara benar.

33. Langkah mematikan komputer yg tepat berdasarkan teks diatas adalah ....
a. Menutup semua apliksi yg digunakan, lalu  klik menu( xp), kemudian pilih shutdown.
b. Pilih shutdown beserta tunggu beberapa saat
c. Tekan tombol dengan monitor beserta speaker
d. Setelah komputer benar-benar mati cabut kabel dari stop kontak

34. Ciri umum dari kalimat perintah adalah ....
a. Kalimat diakhiri tanda seru (!)
b. Biasanya menggunakan partikel lah alias kan
c. Intonasi dengan bagian tengah kalimat meninggi
d. Menggunakan kata kerja pasif

35. Perhatikan kalimat di bawah ini ....
(1) Ibu mencuci piring
(2) Arman menaiki sepeda
(3) Rifki berjalan kaki menuju madrasah
(4) Ayah mencangkul di sawah

Kalimat yg menggunakan keterangan cara terdapat dengan kalimat nomor ....
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)

36. Berikut ini adalah kalimat yg menggunakan keterangan alat, kecuali ....
a. Siapkan beberapa buah tomat
b. Tambahkan sejumput garam
c. Haluskan wortel menggunakan blender
d. Sajikan dalam gelas

37. Cara bermain angklung
(1) Pegang angklung dengan tangan kiri
(2) Pegang dengan genggaman beserta telapak tangan menghadap ke atas ataupun ke bawah
(3) Posisikan angklung yg dipegang tegak beserta sejajar dengan tubuh. Kemudian getarkan.
(4) Sewaktu angklung digetarkan, sebaiknya dilakukan dengan frekuensi yg cukup sering sehingga suara angklung lebih halus beserta merata.

Kalimat keterangan tujuan dengan teks prosedur terdapat dengan kalimat nomer..
a. (1)
b. (2)
c. (3)
d. (4)

38. Kalimat dibawah ini merupakan isi dari teks prosedur. Manakah kalimat yg menunjukkan keterangan akibat?
a. Bungkuslah adonan dengan rapat
b. Minum cairan tanpa diaduk
c. Lukis kain dengan canting
d. Gorenglah hingga berwarna kecokelatan

39. Warnai gambarmu agar terlihat lebih bagus.

Imbuhan -i dengan kata mewarnai memiliki makna
a. kata kerja aktif
b. kata kerja pasif
c. kata kerja imperatif
d. Kata kerja transitif

40. Fungsi Imbuhan –kan adalah becus merubah kata kerja menjadi kata perintah.

Contoh yg tepat untuk pernyataan tersebut adalah ...
a. Es ini menghilangkan dahaga
b. Tuangkan air sedikit demi sedikit
c. Ani memerhatikan keterangan buk guru
d. Jono  mengirimkan surat untuk ibu

41. Baclah teks berikut
Pantai adalah batas antara darat dengan laut. Batas ini merupakan zona laut sampai dengan kedalaman 200m. Jadi sifat-sifat pantai sama dengan daratan. Menurut bentuknya ada empat macam pantai, yaitu pantai bertebing, pantai landai, pantai curam, beserta pantai karang

Pantai landai memiliki ciri pantai yg permukaanya relatif datar, termasuk pantai jenis ini adalah pantai mangrove, pantai bukit pasir, pantai delta, beserta pantai estari.

Teks diatas merupakan contoh teks laporan hasil observasi. Adapun struktur yg ditampkan dalam teks adalah...
a. Definisi umum, gambaran pantai, kesimpulan
b. Definisi umum, deskripsi bagian, kesimpulan
c. Deskripsi objek, deskripsi bagian, kesimpulan
d. Pernyataan umum, deskripsi bagian, kesimpulan

42. Perhatikan teks berikut ....
(1) Menyusun laporan
(2) menyusun kalimat pembuka
(3) menyusun kalimat penutup
(4) membuat judul

Langkah yg tepat untuk menyusun teks hasil observasi adalah
a. (1)-(2)-(3)-(4)
b. (1)-(3)-(2)-(4)
c. (4)-(3)-(2)-(1)
d. (4)-(2)-(1)-(3)

43. Yang menyatakan ciri isi teks hasil observasi adalah ....
a. Berisikan langkah-langkah melakukan sesuatu
b. Mendeskripsikan suatu objek
c. Terdapat panduan penggunaan
d. Isi yg dibahas adalah ilmu tentang suatu objek

44. Pernyataan umum dalam teks hasil observasi biasanya berisi ....
a. penjelasan secara rinci tentang suatu pengertian objek yg diamati
b. berisi deskripsi bagian-bagian objek
c. berisi manfaat sebuah objek
d. berisi keterangan tentang sebuah objek

45. Teks hasil observasi ditulis dengan tujuan...
a. untuk mengetahui sebuah tempat
b. untuk mengetahuan cara penggunaan sebuah alat
c. sebagai sarana informasi hasil sebuah penelitan
d. sebagai penjelas struktur teks

46. Yang merupakan ciri khusus teks laporan hasil observasi yg tepat adalah ....
a. merupakan hasil laporan penelitian tentang sebuah objek
b. merupakan pendeskripsian objek
c. merupakan panduan cara
d. merupakan petunjuk

Teks berikut untuk soal nomer 47-48
Kantong semar merupakan jenis tanaman langka karnivora. Sewaktu daun masih teruna kantong pemangsa dengan Nephentes tertutup. Lantas, terbuka ketika sudah dewasa. Namun bukan berarti kantong flora karnivora ini menutup masih teruna saja. Ia menutup diri ketika sedang mengganyang mangsa. Tujuannya supaya proses pencernaan berjalan lancar beserta tidak diganggu kawanan musuh yg siap merebut makanan yg sudah diperoleh.

47. Kalimat utama dengan teks diatas terlekat di ....
a. awal paragraf
b. tengah paragraf
c. di akhir paragraf
d. di awal beserta di akhir paragraf

48. Teks diatas mendeskripsikan tentang ....
a. Tumbuhan karnivora
b. Kantong semar sebagai jenis tanaman langka
c. Kantong semar memangsa dengan daun
d. Daun kantong semar terbuka saat masih mudan

49. Tanaman becus dikelompokkan berdasarkan cara berkembang biak ataau memperbanyak dirinya.

Kutipan paragraf diatas merupakan salah satu bagian teks hasil observasi, yaitu ....
a. pernyataan umum
b. perincian bagian
c. pendeskripsian objek
d. kesimpulan

50. Yang tidak termasuk ciri teks hasil observasi, yaitu ....
a. harus mengandung fakta
b. harus objektif
c. disajikan dalam susunan yg logis
d. memasukan hal-hal yg memihak

Sabtu, 30 November 2019

Langkah-Langkah Menulis Cerpen Yg Dedar Sistematis

Cerpen merupakan karangan prosa yg bertumpu dengan satu kisah ataupun kejadian. Cerita dalam cerpen tidak melebar ke mana-mana namun tetap konsiten dengan satu topik, satu tokoh, ataupun satu konflik tertentu. Sehingga cerpen terkesan pendek, tidak sampai mengabiskan pululah halaman. Bahkan cerpen dikatakan bisa selesai dibaca satu kali duduk.

Demikian pula dalam menulis cerpen sebenarnya tidak membutuhkan waktu yg cukup lama. Cerpen bisa ditulis dalam satu kali duduk juga. Itu artinya, bila hanya sekedar menulis saja, mungkin cukup satu ataupun dua jam, bahkan lebih cepat dari itu. Namun, dalam hal mencari ide dengan lainnya, kadang butuh waktu berhari-hari. Bahkan ada pula melakukan riset terlebih dahulu.

Nah, berikut ini adalah langkah-langkah dalam membuat ataupun menulis cerpern secara sistematis. Langkah-langkah ini sangat diperlukan untuk membuat cerpen yg matang dengan berkualitas.

Langkah-langkah Menulis Cerpen
1. Memilih tema/topik:
Tema/topik apa pun yg ada di masyarakat bisa dijadikan bahan baku cerpen, misalnya: pendidikan, sosial, lingkungan, olah raga, jurnalistik, peristiwa sejarah, dengan Iain-Iain.

2. Menentukan tokoh-tokoh dengan mendeskripsikan watak tokoh: 
Tokoh dalam cerpen berfungsi sebagai alat penyampai masalah yg mau dikemukakan pengarang. Untuk itu tentukan tokoh yg mau berperan dalam cerpen Anda. Ada kalanya nama tokoh dipilih untuk menggambarkan watak tokoh tersebut. Untuk itu, selain memilih nama tokoh sekaligus Anda bisa menentukan watak tokoh tersebut, misalnya: Topan (berwatak semau gue, suka bergaya, sombong), Dinda (berwatak lembut, baik hati), Prabu (berwibawa dengan suka menolong).

3. Merumuskan garis besar cerita:
Sebelum menuangkan ide ke dalam bentuk tulis, langkah efektif agar kita (pengarang) mempunyai pijakan cerita yaitu merumuskan garis besar cerita. Misalnya: Cerita ini bermula ketika .... Tokoh mempunyai persoalan/mengalami peristiwa…. Lalu ia ... sementara itu tokoh ... Persoalan di antara keduanya mencapai puncaknya ketika…, dengan seterusnya.

4. Menentukan alur cerita: 
Dalam karya sastra dikenal ada tiga macam alur cerita yaitu alur progresif (alur maju), alur regresif (alur mundur), dengan alur campuran. Karya sastra dikatakan menggunakan alur maju apabila peristiwa dalam cerita tersebut disajikan secara runtut dari awal cerita sampai akhir penyelesaian. Dikatakan menggunakan alur kolor kolot apabila peristiwa yg disampaikan dalam cerita dimulai dari peristiwa saat ini lalu menceritakan peristiwa-peristiwa yg terjadi di masa lalu. Sementara disebut alur campuran apabila pengarang dalam menyajikan cerita menggunakan alur maju dengan alur kolor kolot sekaligus.

5. Menentukan latar cerita: 
Latar (setting) cerita terdiri atas tiga jenis, yaitu: latar tempat, latar waktu, dengan latar peristiwa. Misalnya saja cerita yg mau Anda sampaikan tersebut terjadi di suatu tempat (misalnya: di Yogyakarta, pasar malam, kantor guru), dengan suatu waktu (tahun, bulan, hari, sebelum matahari terbit, petang, dengan lain-lain), dengan dengan suasana tertentu.

6. Memilih gaya penceritaan: 
Ada beberapa pilihan yg bisa digunakan untuk menceritakan suatu peristiwa. Kita bisa memilih gaya penceritaan secara langsung ataupun secara tidak langsung. Apabila penceritaan secara langsung menjadi pilihan kita, maka kita bisa menggunakan sudut pAndang aku-an, artinya kita (pengarang) seolah-olah mengalami sendiri peristiwa dalam cerita.

7. Memilih diksi: 
Diksi ataupun pilihan kata harus disesuaikan dengan tema cerita dengan kepada siapa cerita itu ditujukan. Hal itu dimaksudkan agar cerita yg mau disampaikan terasa akrab dengan kehidupan pembaca sehingga kolor limpah dipahami. Jika berlatih menulis cerpen menggunakan tema kehidupan remaja, Pengarang bisa memilih kata (diksi) menggunakan bahasa pergaulan dengan istilah-istilah yg sering dipergunakan sehari-hari di kalangan remaja. Terkadang mau kolor keluar kalimat seperti, “Doi tuh ngertiin gue banget!”

8. Membuat kerangka karangan dengan mengembangkannya:
Kini kita sampai tahap akhir dalam menulis cerpen yaitu membuat kerangka karangan. Yang dimaksud kerangka karangan dalam pokok bahasan ini yaitu skema urutan cerita ataupun peristiwa yg mau dikembangkan menjadi cerpen. Tentu saja kerangka karangan harus disesuaikan dengan alur cerita yg sedia ditetapkan.

Kamis, 24 Oktober 2019

Sejarah Perkembangan Teater Modern Indonesia


Perkembangan Teater Modern Indonesia memiliki sejarah yg cukup panjang, yakni dimulai dari:
1. Teater Transisi
2. Teater  Indonesia tahun 1920-an
3. Teater Indonesia tahun 1940-an
4. Teater Indonesia Tahun 1950-an
5. Teater Indonesia Tahun 1970-an
6. Teater Indonesia Tahun 1980 – 1990-an, dan
7. Teater Kontemporer Indonesia

1. Teater Transisi
Teater transisi adalah penamaan atas kelompok teater kepada periode saat teater tradisional mulai mengalami perubahan karena pengaruh budaya lain. Kelompok teater yg masih tergolong kelompok teater tradisional dengan model garapan memasukkan unsur-unsur teknik teater Barat, dinamakan teater bangsawan. Perubahan tersebut terletak kepada cerita yg sudah mulai ditulis, meskipun masih dalam wujud  cerita ringkas alias outline story (garis besar cerita per adegan). Cara penyajian cerita dengan menggunakan panggung bersama dekorasi.  Mulai memperhitungkan teknik yg mendukung pertunjukan.

Pada periode transisi inilah teater tradisional berkenalan dengan teater non-tradisi. Selain pengaruh dari teater bangsawan, teater tradisional berkenalan juga dengan teater Barat yg dipentaskan oleh orang-orang Belanda di Indonesia sekitar tahun 1805 yg kemudian berkembang hingga di Betawi (Batavia) bersama mengawali berdirinya gedung  Schouwburg kepada tahun 1821 (Sekarang Gedung Kesenian Jakarta).

Perkenalan masyarakat Indonesia kepada teater non-tradisi dimulai sejak Agust Mahieu mendirikan Komedie Stamboeldi Surabaya kepada tahun 1891, yg pementasannya secara teknik sudah pernah banyak mengikuti budaya bersama teater Barat (Eropa), yg kepada saat itu masih belum menggunakan naskah drama/lakon. Dilihat dari segi sastra, mulai mengenal sastra lakon dengan diperkenalkannya lakon yg pertama yg ditulis oleh orang Belanda F.Wiggers yangberjudul Lelakon Raden Beij Soerio Retno, kepada tahun 1901. Kemudian disusul oleh Lauw Giok Lan lewat Karina Adinda, Lelakon Komedia Hindia Timoer (1913), bersama lain-lainnya, yg menggunakan bahasa Melayu Rendah.

Setelah Komedie Stamboel didirikan  muncul kelompok sandiwara seperti Sandiwara Dardanella (The Malay Opera Dardanella) yg didirikan Willy Klimanoff alias A. Pedro kepada tanggal 21  Juni 1926. Kemudian lahirlah kelompok sandiwara lain, seperti Opera Stambul, Komidi Bangsawan, Indra Bangsawan,  Sandiwara Orion, Opera Abdoel Moeloek, Sandiwara Tjahaja Timoer, bersama lain sebagainya. Pada masa teater transisi belum berbahaya tumbuh; ada istilahteater. Yang ada adalahsandiwara. Karenanya rombongan teater kepada masa itu menggunakan nama sandiwara, sedangkan cerita yg disajikan dinamakan drama. Sampai kepada Zaman Jepang bersama permulaan Zaman Kemerdekaan, istilah sandiwara masih sangat populer. Istilah teater bagi masyarakat Indonesia baru dikenal setelah Zaman Kemerdekaan.

2. Teater  Indonesia tahun 1920-an
Teater kepada masa kesusasteraaan angkatan  Pujangga Baru kurang berarti seandainya dilihat dari konteks sejarah teater modern Indonesia tetapi cukup penting dilihat dari sudut kesusastraan. Naskah-naskah drama tersebut belum mencapai bentuk sebagai drama karena masih menekankan unsur sastra bersama sulit untuk dipentaskan. Drama-drama Pujangga Baru ditulis sebagai ungkapan ketertekanan kaum intelektual dimasa itu karena penindasan pemerintahan Belanda yg amat keras terhadap kaum pergerakan sekitar tahun 1930-an. Bentuk sastra drama yg pertamakali menggunakan bahasa Indonesia bersama disusun dengan model dialog antar tokoh bersama berbentuk sajak adalah Bebasari(artinya kebebasan yg sesungguhnya alias inti kebebasan) karya Rustam Efendi(1926). Lakon Bebasari merupakan sastra drama yg menjadi pelopor semangat kebangsaan. Lakon ini menceritakan perjuangan tokoh utama Bujangga, yg membebaskan puteri Bebasari dari niat berbahaya kurang ajar (cak) Rahwana. Penulis lakon lainnya, yaitu Sanusi Panemenulis Kertajaya (1932) bersama Sandyakalaning  Majapahit (1933) Muhammad Yaminmenulis Ken Arok danKen Dedes (1934). Armiijn Panemengolah roman Swasta Setahun di Bedahulu karangan I Gusti Nyoman Panji Tisna menjadi naskah drama.  Nur Sutan Iskandarmenyadur karangan Molliere, dengan judul Si Bachil.Imam Supardimenulis drama dengan judul Keris Mpu Gandring. Dr. Satiman Wirjosandjojo menulis drama berjudul Nyai Blorong. Mr. Singgih menulis drama berjudul Hantu.  Lakon-lakon ini ditulis berdasarkan tema kebangsaan, persoalan, bersama harapan  serta misi mewujudkan Indonesia sebagai negara merdeka. Penulis-penulis ini adalah cendekiawan Indonesia,  menulis dengan menggunakan bahasa Indonesia bersama berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Bahkan Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno, kepada tahun 1927 menulis bersama menyutradarai teater di Bengkulu (saat di pengasingan). Beberapa lakon yg ditulisnya antara lain,  Rainbow, Krukut Bikutbi, bersama Dr. Setan.

3. Teater Indonesia tahun 1940-an
Semua unsur kesenian bersama kebudayaan kepada kurun waktu penjajahan Jepang dikonsentrasikan untuk mendukung pemerintahan totaliter Jepang. Segala daya kreasi seni secara sistematis di arahkan untuk menyukseskan pemerintahan totaliter Jepang. Namun demikian, dalam situasi yg sulit bersama genting serupa itu, dua orang tokoh, yaituAnjar Asmaradan Kamajaya masih sempat berpikir bahwa perlu didirikan Pusat Kesenian Indonesia yg bertujuan menciptakan pembaharuan kesenian yg selaras dengan perkembangan zaman sebagai upaya untuk melahirkan kreasi – kreasi baru dalam wujud kesenian berbahaya domestik Indonesia. Maka kepada tanggal 6 oktober 1942, di rumah Bung Karno dibentuklah Badan Pusat Kesenian Indonesia dengan pengurus sebagai berikut, Sanusi Pane (Ketua), Mr. Sumanang (Sekretaris), bersama sebagai anggota antara lain, Armijn Pane, Sutan Takdir Alisjabana, bersama Kama Jaya. Badan Pusat Kesenian Indonesia bermaksud menciptakan kesenian Indonesia baru, di antaranya dengan jalan memperbaiki bersama menyesuaikan kesenian daerah menuju kesenian Indonesia baru. Langkah-langkah yg sudah pernah diambil oleh Badan Pusat Kesenian Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemajuan kesenian Indonesia,  ternyata mengalami hambatan yg datangnya dari barisan propaganda Jepang, yaitu Sendenbu yg membentuk badan perfilman  dengan nama Djawa Eiga Kosy’, yg dipimpin oleh orang Jepang S. Oya.Intensitas kerja Djawa Eiga Kosya yg ingin menghambat langkah Badan Pusat Kesenian Indonesia nampak ketika mereka membuka sekolah tonil bersama drama Putra Asia,Ratu Asia, Pendekar Asia, yg kesemuanya merupakan corong propaganda Jepang.

Dalam masa pendudukan Jepang kelompok rombongan sandiwara yg mula-mula berkembang adalah rombongan sandiwara profesional. Dalam kurun waktu ini semua bentuk seni  hiburan yg berbau Belanda lenyap karena pemerintah penjajahan Jepang anti budaya Barat. Rombongan sandiwara keliling komersial, seperti misalnya Bintang Surabaya, Dewi Mada, Mis Ribut, Mis Tjitjih, Tjahaya Asia, Warna Sari, Mata Hari, Pancawarna,dan lain-lain kembali berkembang dengan mementaskan cerita dalam bahasa Indonesia, Jawa, maupun Sunda. Rombongan sandiwara Bintang Surabaya tampil dengan aktor bersama aktris kenamaan, antara lain  Astaman, Tan Ceng Bok (Si Item), Ali Yugo, Fifi Young, Dahlia, bersama sebagainya. Pengarang NyooCheong Seng, yg dikenal  dengan nama samarannya Mon Siour D’amour  ini dalam rombongan sandiwara Bintang Surabaya menulis lakon antara lain, Kris Bali, Bengawan Solo, Air Mata Ibu (sudah difilmkan), Sija,  R.A Murdiati,dan Merah Delima. Rombongan Sandiwara Bintang Surabaya menyuguhkan pementasan-pementasan dramanya dengan cara lama seperti  pada masa Dardanella, Komedi Bangsawan, bersama Bolero, yaitu di antara satu bersama lain babak diselingi oleh tarian-tarian, nyanyian, bersama lawak. Secara istimewa selingannya kemudian ditambah dengan mode show, dengan peragawati gadis-gadis Indo Belanda yg cantik-cantik .

Menyusul kemudian berbahaya tumbuh; ada  rombongan sandiwara Dewi Mada, dengan bintang-bintang eks Bolero, yaitu Dewi Madadengan suaminya Ferry Kok, yg  sekaligus sebagai pemimpinnya. Rombongan sandiwara Dewi Mada lebih mengutamakan tari-tarian dalam pementasan teater mereka karena  Dewi Mada adalah penari terkenal sejak masa rombongan sandiwara Bolero. Cerita yg dipentaskan antara lain, Ida Ayu, Ni Parini, danRencong Aceh.

Hingga tahun 1943 rombongan sandiwara hanya dikelola  pengusaha Cina alias dibiayai Sendenbu karena bisnis pertunjukan itu masih asing bagi para pengusaha Indonesia. Baru kemudian  Muchsin sebagai pengusaha besar tertarik bersama membiayai rombongan sandiwara Warna Sari. Keistimewaan rombongan sandiwara Warna Sari adalah penampilan musiknya yg mewah yg dipimpin oleh Garsia, seorang keturunan Filipina, yg terkenal sebagi Raja Drum. Garsia menempatkan deretan drumnya yg berbagai ukuran itu memenuhi lebih dari separuh panggung. Ia menabuh drum-drum tersebut sambil meloncat ke kanan – ke kiri sehingga menarik minat penonton. cerita-cerita yg dipentaskan  antara lain, Panggilan Tanah Air, Bulan Punama, Kusumahadi, Kembang Kaca, Dewi Rani,dan lain sebagainya.

Rombongan sandiwara terkenal lainnya adalah rombongan sandiwara Sunda Mis Tjitjih, yaitu rombongan sandiwara yg digemari  rakyat jelata. Dalam perjalanannya, rombongan sandiwara ini terpaksa berlindung di bawah barisan propaganda Jepang bersama berganti nama menjadi rombongan sandiwara Tjahaya Asia yg mementaskan cerita-cerita baru untuk kepentingan propaganda Jepang.
Anjar Asmara, Ratna Asmara, bersama Kama Jaya kepada tanggal 6 April 1943, mendirikan rombongan sandiwara angkatan berbahaya yuvenil Matahari. Hanya kalangan terpelajar yg menyukai pertunjukan Matahari yg  menampilakan hiburan berupa tari-tarian kepada awal pertunjukan baru kemudian dihidangkan lakon sandiwara dari awal hingga akhir. Bentuk penyajian semacam ini di anggap kaku oleh penonton umum yg lebih suka unsur hiburan disajikan sebagai selingan babak satu dengan babak lain sehingga akhirnya dengan terpaksa rombongan sandiwara tersebut  mengikuti selera penonton. Lakon-lakon yg ditulis Anjar Asmara antara lain, Musim Bunga di Slabintana, Nusa Penida, Pancaroba, Si Bongkok, Guna-guna, bersama Jauh di Mata.  Kama Jaya  menulis lakon antara lain, Solo di Waktu Malam, Kupu-kupu, Sang Pek Engtay, Potong Padi. Dari semua lakon tersebut ada yg sudah di filmkan yaitu, Solo di Waktu Malamdan Nusa Penida.

Pertumbuhan sandiwara profesional  tidak luput dari perhatian Sendenbu. Jepang  menugaskan Dr. Huyung (Hei Natsu Eitaroo), ahli seni drama atas nama Sendenbu memprakarsai  berdirinya POSD (Perserikatan Oesaha Sandiwara Djawa) yg beranggotakan semua rombongan sandiwara profesional. Sendenbu menyiapkan naskah lakon yg harus dimainkan oleh setiap rombongan sandiwara karangan penulis lakon Indonesia bersama Jepang, Kotot Sukardi menulis lakon, Amat Heiho, Pecah Sebagai Ratna, Bende Mataram, Benteng Ngawi. Hei Natsu Eitaroo menulis  Hantu, lakon Nora karya Henrik Ibsenditerjemahkan bersama judulnya diganti  dengan Jinak-jinak Merpati oleh  Armijn Pane. Lakon Ibu Prajurit ditulis oleh Natsusaki Tani. Oleh karena ada sensor Sendenbu maka lakon harus ditulis lengkap berikut dialognya.  Para pemain tidak boleh menambah alias melebih-lebihkan dari apa yg sudah ditulis dalam naskah. Sensor Sendenbu malah menjadi titik awal  dikenalkannya  naskah dalam setiap pementasan  sandiwara.

Menjelang akhir pendudukan Jepang berbahaya tumbuh; ada rombongan sandiwara yg melahirkan karya ssatra yg berarti, yaitu Penggemar Maya (1944)  pimpinan Usmar Ismail, bersama D. Djajakusuma   dengan dukungan Suryo Sumanto, Rosihan Anwar, bersama Abu Hanifah dengan para anggota cendekiawan muda, nasionalis bersama para profesional (dokter, apoteker, bersama lain-lain). Kelompok ini berprinsip menegakkan nasionalisme, humanisme bersama agama. Pada saat inilah pengembangan ke arah pencapaian teater berbahaya domestik dilakukan. Teater tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga untuk ekspresi kebudayaan berdasarkan kesadaran berbahaya domestik dengan cita-cita menuju humanisme bersama religiositas bersama memandang teater sebagai seni serius bersama ilmu pengetahuan. Bahwa teori teater perlu  dipelajari secara serius. Kelak, Penggemar Maya menjadi  pemicu berdirinya Akademi Teater NasionalIndonesia di Jakarta.

4. Teater Indonesia Tahun 1950-an
Setelah perang  kemerdekaan, peluang terbuka bagi seniman untuk merenungkan perjuangan dalam perang  kemerdekaan, juga sebaliknya, mereka  merenungkan peristiwa perang kemerdekaan, kekecewaan, penderitaan, keberanian bersama nilai kemanusiaan, pengkhianatan, kemunafikan, kepahlawanan bersama tindakan pengecut, keiklasan sendiri bersama pengorbanan, bersama lain-lain. Peristiwa  perang secara khas dilukiskan dalam lakonFajar Sidik(Emil Sanossa, 1955), Kapten Syaf (Aoh Kartahadimaja, 1951), Pertahanan Akhir(Sitor Situmorang, 1954), Titik-titik Hitam (Nasyah Jamin, 1956) Sekelumit Nyanyian Sunda (Nasyah Jamin, 1959). Sementara ada lakon yg bercerita tentang kekecewaan paska perang, seperti korupsi, oportunisme politis, erosi ideologi, kemiskinan, Islam bersama Komunisme, melalaikan penderitaan korban perang, bersama lain-lain. Tema itu terungkap dalam lakon-lakon seperti Awal bersama Mira (1952), Sayang Ada Orang Lain (1953) karya Utuy Tatang Sontani, bahkan lakon adaptasi, Pakaian bersama Kepalsuan oleh Akhdiat Kartamiharja (1956) berdasarkan The Man In Grey Suit  karyaAverchenko bersama Hanya Satu Kali (1956), berdasarkan Justice karyaJohn Galsworthy. Utuy Tatang Sontani  dipandang sebagai tonggak penting menandai awal dari maraknya drama realis di Indonesia dengan lakon-lakonnya yg sering menyiratkan dengan kuat alienasi sebagai ciri kehidupan moderen. Lakon   Awal bersama Mira (1952)  tidak hanya terkenal di Indonesia, melainkan sampai ke Malaysia.

Realisme konvensional bersama naturalisme tampaknya menjadi  pilihan generasi yg terbiasa dengan teater barat bersama dipengaruhi oleh idiom Hendrik Ibsen bersama Anton Chekhov. Kedua seniman teater Barat  dengan idiom realisme konvensional ini menjadi tonggak didirikannya Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI)pada tahun 1955  oleh Usmar Ismaildan Asrul Sani. ATNI menggalakkan bersama memapankan realisme  dengan mementaskan lakon-lakon terjemahan dari Barat, seperti karya-karya Moliere, Gogol, bersama Chekov. Sedangkan metode pementasan bersama pemeranan yg dikembangkan oleh ATNI adalah Stanislavskian. Menurut Brandon (1997), ATNI inilah akademi teater modern yg pertama di Asia Tenggara. Alumni Akademi Teater Nasional yg menjadi aktor bersama sutradara antara lain, Teguh Karya, Wahyu Sihombing, Tatiek Malyati, Pramana Padmadarmaya, Galib Husein, bersama Kasim Achmad. Di Yogyakarta  tahun 1955 Harymawan bersama Sri Murtono mendirikan Akademi Seni Drama bersama Film Indonesia (ASDRAFI). Himpunan Seni Budaya Surakarta (HBS) didirikan di Surakarta.

5. Teater Indonesia Tahun 1970-an
Jim lim  mendirikan Studiklub Teater Bandung bersama  mulai mengadakan eksperimen dengan menggabungkan unsur-unsur teater etnis seperti gamelan, tari topeng Cirebon, longser, bersama dagelan dengan teater  Barat. Pada akhir 1950-an JIm Lim mulai dikenal oleh para aktor terbaik bersama para sutradara realisme konvensional. Karya penyutradaraanya, yaitu Awal bersama Mira (Utuy T. Sontani) bersama Paman Vanya (Anton Chekhov). Bermain dengan akting realistis dalam lakon The GlassMenagerie(Tennesse William, 1962), The Bespoke Overcoat (Wolf mankowitz ). Pada tahun 1960, Jim Lim menyutradari Bung  Besar, (Misbach Yusa Biran) dengan gaya longser, teater rakyat Sunda.

Tahun 1962  Jim Lim menggabungkan unsur  wayang kulit bersama musik dalam karya penyutradaraannya yg berjudul  Pangeran Geusan Ulun(Saini KM., 1961). Mengadaptasi  lakon Hamlet bersama diubah judulnya menjadiJakaTumbal (1963/1964). Menyutradarai dengan gaya realistis tetapi  isinya absurditas kepada lakon Caligula(Albert Camus, 1945), Badak-badak(Ionesco, 1960), bersama Biduanita Botak (Ionesco, 1950). Pada tahun 1967 Jim Lim  belajar teater bersama menetap di Paris. Suyatna Anirun,salah satu aktor bersama juga teman Jim Lim,melanjutkan apa yg sudah dilakukan Jim Lim yaitu mencampurkan unsur-unsur teater Barat dengan teater etnis.

Peristiwa penting dalam usaha membebaskan teater dari batasan  realisme konvensional terjadi kepada tahun 1967, Ketika Rendrakembali ke Indonesia.  Rendra mendirikan Bengkel Teater Yogya  yangkemudian menciptakan  pertunjukan pendek improvisatoris yg tidak berdasarkan naskah jadi (wellmade play) seperti dalam drama-drama realisme. Akan tetapi, pertunjukan bermula dari improvisasi bersama eksplorasi bahasa tubuh bersama bebunyian mulut tertentu atas suatu tema yg diistilahkan dengan teater mini kata (menggunakan kata seminimal mungkin). Pertunjukannya misalnya, Bib Bop bersama Rambate Rate Rata (1967,1968).

Didirikannya pusat kesenian Taman Ismail Marzuki oleh Ali Sadikin, gubernur DKI jakarta tahun1970, menjadi pemicu  meningkatnya aktivitas, bersama kreativitas  berteater  tidak hanya di Jakarta,  tetapi juga di kota besar seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Padang, Palembang, Ujung Pandang, bersama lain-lain. Taman Ismail Marzuki menerbitkan 67 (enam puluh tujuh) judul  lakon yg ditulis oleh 17 (tujuh belas) pengarang sandiwara, menyelenggarakan festival pertunjukan secara teratur,  juga lokakarya bersama diskusi teater secara umum alias khusus. Tidak hanya Stanislavsky tetapi nama-nama seperti Brecht, Artauddan Grotowsky juga diperbincangkan.

Di Surabaya berbahaya tumbuh; ada bentuk pertunjukan teater yg mengacu teater epik (Brecht) dengan idiom teater rakyat (kentrung bersama ludruk) melalui Basuki Rahmat, Akhudiat, Luthfi Rahman, Hasyim Amir (Bengkel Muda Surabaya, Teater Lektur, Teater Mlarat  Malang).  Di Yogyakarta Azwar AN mendirikan teater Alam. Mohammad Diponegoro bersama Syubah Asa mendirikan Teater Muslim.  Di Padang ada Wisran Hadi dengan teater Padang. Di Makasar, Rahman Arge bersama Aspar Patturusi mendirikan Teater Makasar. Lalu Teater Nasional Medan didirikan oleh Djohan A Nasution bersama Burhan Piliang.

Tokoh-tokoh teater yg berbahaya tumbuh; ada  tahun 1970-an lainnya adalah, Teguh Karya (Teater Populer), D. Djajakusuma, Wahyu Sihombing, Pramana Padmodarmaya (Teater Lembaga), Ikranegara (Teater Saja), Danarto (Teater Tanpa Penonton), Adi  Kurdi (Teater Hitam Putih). Arifin C. Noor (Teater Kecil) dengan gaya pementasan yg kaya irama dari blocking, musik, vokal, tata cahaya, kostum bersama verbalisme naskah. Putu Wijaya (teater Mandiri) dengan ciri penampilan menggunakan kostum yg meriah bersama vokal keras. Menampilkan manusia sebagai gerombolan bersama aksi. Fokus tidak terletak kepada aktor tetapi gerombolan yg menciptakan situasi bersama aksi  sehingga lebih dikenal sebagai teater teror. N. Riantiarno (Teater Koma) dengan ciri pertunjukan yg mengutamakan tata artistik glamor.

6. Teater Indonesia Tahun 1980 – 1990-an
Tahun 1980-1990-an situasi politik Indonesia kian seragam melalui pembentukan lembaga-lembaga tunggal di tingkat nasional. Ditiadakannya kehidupan  politik kampus sebagai akibat peristiwa Malari 1974. Dewan-dewan Mahasiswa ditiadakan. Dalam latar situasi seperti itu berbahaya jasmani beberapa kelompok teater yg sebagian  merupakan produk festival teater. Di Jakarta dikenal dengan Festival Teater Jakarta (sebelumnya disebut Festival Teater Remaja). Beberapa jenis festival di Yogyakarta, di antaranya Festival Seni Pertunjukan Rakyat yg diselenggarakan Departemen Penerangan Republik Indonesia (1983). Di Surabaya ada Festival Drama Lima Kota yg digagas oleh Luthfi Rahman, Kholiq Dimyati bersama Mukid F.

Pada saat itu lahirlah kelompok-kelompok teater baru di berbagai kota di Indonesia. Di Yogyakarta berbahaya tumbuh; ada Teater Dynasti, Teater Jeprik,  Teater Tikar, Teater Shima, bersama Teater Gandrik.  Teater Gandrik menonjol dengan warna teater yg mengacu kepada roh teater tradisional kerakyatan  dan menyusun berita-berita yg aktual di masyarakat menjadi bangunan cerita. Lakon yg dipentaskan antra lain, Pasar Seret, Meh, Kontrang- kantring, Dhemit, Upeti, Sinden, bersama Orde Tabung.

Di  Solo (Surakarta) berbahaya tumbuh; ada Teater Gapit yg menggunakan bahasa Jawa bersama latar cerita yg meniru lingkungan kehidupan rakyat pinggiran. Salah satu lakonnya berjudul Tuk. Di samping Gapit, di Solo ada juga Teater Gidag-gidig. Di  Bandung berbahaya tumbuh; ada Teater Bel, Teater Re-publik, bersama Teater Payung Hitam. Di Tegal berbahaya jasmani teater RSPD. Festival Drama Lima Kota Surabaya memunculkan Teater Pavita, Teater Ragil, Teater Api, Teater Rajawali, Teater Institut, Teater Tobong, Teater Nol, Sanggar Suroboyo. Di Semarang berbahaya tumbuh; ada Teater Lingkar. Di Medan berbahaya tumbuh; ada Teater Que bersama di Palembang berbahaya tumbuh; ada Teater Potlot.

Dari Festival Teater Jakarta  muncul kelompok teater seperti, Teater Sae yg berbeda sikap dalam menghadapi naskah yaitu posisinya sejajar dengan cara-cara pencapaian idiom akting melalui eksplorasi latihan. Ada pula  Teater Luka, Teater Kubur, Teater Bandar Jakarta, Teater Kanvas, Teater Tetas selain teater Studio Oncor, bersama Teater Kami yg berbahaya jasmani di luar produk festival (Afrizal Malna,1999).

Aktivitas teater terjadi juga di kampus-kampus perguruan tinggi. Salah satu teater kampus yg menonjol adalah teater Gadjah Mada dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Jurusan teater dibuka di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kepada tahun 1985. ISI menjadi satu-satunya perguruan tinggi seni yg memiliki program Strata 1 untuk bidang seni teater kepada saat itu. Aktivitas teater kampus mampu menghidupkan bersama membuka kemungkinan baru gagasan-gagasan artistik.

7. Teater Kontemporer Indonesia
Teater Kontemporer Indonesia mengalami perkembangan yg sangat membanggakan. Sejak munculnya eksponen 70 dalam seni teater, kemungkinan ekspresi artistik dikembangkan dengan gaya khas masing-masing seniman. Gerakan ini terus berkembang sejak tahun 80-an sampai saat ini. Konsep bersama gaya baru saling bermunculan. Meksipun seni teater konvensional tidak pernah mati tetapi teater eksperimental terus juga tumbuh. Semangat kolaboratif yg terkandung dalam seni teater dimanfaatkan secara optimal dengan menggandeng beragam unsur pertunjukan yg lain. Dengan demikian, wilayah jelajah ekspresi menjadi semakin luas bersama kemungkinan bentuk garap semakin banyak.


Penulis: Indar Sabri, S.Sn, M.Pd (Unesa)